Kamis, 31 Maret 2016

RANGKUMAN BUKU MENULIS KARYA ILMIAH


Rangkuman Dalam Buku Menulis Karya Ilmiah


Identitas Buku

Judul              : Menulis Karya Ilmiah
Penulis          : Dr. H. Dalman, M.Pd.
Penerbit        : PT Rajagrafindo Persada
Tahun Terbit  : Cetakan ke-5, Mei 2015
Tebal              : 304 halaman
Ukuran buku  : 21 cm
Nomor ISBN : 978-979-769-438-8

            Kegiatan menulis merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam proses pembelajaran. Menulis berarti mengorganisasikan gagasan secara sistematis dan mengungkapkannya secara tersurat. Menulis dapat berarti menurunkan atau melukiskan lambang-lambang grafis yang menggambarkan suatu bahasa yang di pahami oleh seseorang. Pada prinsipnya fungsi utama dari tulisan ini ialah sebagai alat komunikasi yang tidak langsung. Menulis sangat penting bagi pendidikan karena memudahkan para pelajar berpikir secara kritis (Tarigan, 2009: 21-22).
            Dalam komunikasi tulis terdapat empat unsur yang terlibat, yaitu:
1.      Penulis sebagai penyampai pesan;
2.      Pesan atau isi tulisan;
3.      Saluran atau media, berupa tulisan;
4.      Pembaca sebagai penerima pesan.
A.    Pengertian Karya Ilmiah
Karya ilmiah meruapakan karya tulis yang menyajikan gagasan, deskripsi atau pemecahan masalah secara sistematis, disajikan secara objektif dan jujur, dengan menggunakan bahasa baku, sreta didukung oleh fakta, teori, dan/atau bukti-bukti empirik. Karya ilmiah merupakan karya tulis yang isinya berusaha memaparkan suatu pembahasan secara ilmiah yang dilakukan oleh seorang penulis atau peneliti.
Dilihat dari panjang pendeknya atau kedalaman uraian, karya tulis ilmiah dibedakan atas makalah dan laporan penelitian. Dalam penulisan, baik makalah maupun laporan penelitian didasarkan pada kajian ilmiah dan cara kerja ilmiah. Penyusunan dan pengkajian karya semacam itu didahului oleh studi pustaka dan studi lapangan (Azwardi, 2008: 111).
Finoza (2008) mengklasifikasikan karangan menurut bobot isinya atas tiga jenis, yaitu: (1) karangan ilmiah, (2) karangan semi ilmiah atau ilmiah popular, (3) karangan nonilmiah.
B.     Sistematika Karya Tulis Ilmiah
Sistematika suatu karya ilmiah sangat perlu disesuaikan dengan sistematika yang diminta oleh media publikasi (jurnal atau majalah ilmiah), sebab bila tidak sesuai akan sulit untuk dimuat. Abstrak sebaiknya tidak lebih dari 250 kata (dalam satu atau dua paragraf), menyatakan secara singkat tujuan dan lingkup penelitian/pengkajian, meotde yang digunakan, rangkuman hasil, serta kesimpulan yang ditarik.
C.     Ciri-ciri Karya Ilmiah
1.      Objektif
2.      Netral
3.      Sistematis
4.      Logis
5.      Menyajikan fakta (bukan emosi atau perasaan)
6.      Tidak Pleonastis
7.      Bahasa yang digunakan adalah ragam formal
D.    Syarat Karya Ilmiah
1.      Karya tulis ilmiah memuat gagasan lewat pikiran dan alur pikiran.
2.      Keindahan karya tulis ilmiah terletak pada bangun piker dengan unsur-unsur yang menyangganya.
3.      Alur pikir dituangkan dalam sistematikan dan notasi.
4.      Karya tulis ilmiah terdiri dari unsur-unsur: kata, angka, table dan gambar, yang tersusun mendukung alur piker yang teratur.
5.      Karya tulis ilmiah harus mampu mengekspresikan asas-asas yang terkandung dalam hakikat ilmu dengan mengindahkan kaidah-kaidah kebahasaan.
6.      Karya tulis ilmiah terdiri dari narasi (penceritaan), eksposisi (paparan), deskripi (lukisan), dan argumentasi (alasan).
E.     Jenis Karya Ilmiah
1.      Karya Ilmiah Pendidikan
a.      Paper (Karya Tulis)
b.      Praskripsi
c.      Skripsi
d.      Tesis
e.      Disertasi
2.      Karya Ilmiah Penelitian
a.      Makalah Seminar
1)     Naskah Seminar
Naskah seminar adalah karya ilmiah yang berisi uraian dari topik yang membahas suatu permasalahan yang akan disampaikan dalam forum seminar.
2)     Naskah Bersambung
Naskah bersambung sebatas masih berdasarkan ciri-ciri karya ilmiah, bisa disebut karya tulis ilmiah.
b.      Laporan Hasil Penelitian
Laporan adalah bagian dari bentuk karya ulis ilmiah yang cara penulisannya dilakukan secara relatif singkat.
c.      Jurnal Penelitian
Jurnal penelitian adalah buku yang terdiri atas karya ilmiah yang isinya berupa hasil penelitian ddan resensi buku.
F.      Fungsi Karya Ilmiah
Menurut chronica (dalam http://chronica .wordpress.com.), karya ilmiah memiliki banyak sekali fungsi terutama bagi seorang penulis, lebih lanjut ia menjelaskan bahwa menulis karya ilmiah bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis. Berlatih mengintegrasikan berbagai gagasan dan menyajikannya secara sistematis, memperluas wawasan, serta memberikan kepuasan intelektual. Jadi dengan menulis karya ilmiah kita akan mendapatkan manfaat yang besar, yaitu dapat menambah wawasan dan pengalaman kita dalam berbagai hal sehingga schemata kita akan semakin  membaik dan kita pun akan terampil menulis.

Langkah-langkah Pengumpulan Bahan Tulisan
1.      Studi Kepustakaan
Langkah yang dapat ditempuh dalam mengumpulkan bahan tulisan adalah dengan melakukan studi pustaka. Di perpustakaan yang lengkap terdapat buku-buku referensi, yakni buku-buku yang dimaksudkan untuk dipakai sebagai penerangan atau dasar untuk mencari keterangan yang lehih khusus mengenai pokok-pokok tertentu.
2.      Wawancara
Langkah yang lain dalam mengumpulkan bahan adalah melalui wawancara. Dalam hal ini, wawancara dapat dijadikan cara untuk memperoleh data atau bahan tulisan dengan cara menanyakan langsung kepada ahli atau yang berwenang dalam suatu masalah. Untuk ini harus dipersiapkan pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan tidak boleh keluar dari informasi-informasi untuk topik yang akan digarap.
3.      Observasi dan Penelitian Lapangan
Selain studi kepustakaan dan wawancara, kita juga dapat mengumpulkan bahan tulisan melalui obervasi dan penelitian lapangan. Dalam hal ini, observasi bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang tepat mengenai objek penelitian sehingga dapat disusun secara tepat karena dalam observasi peneliti melakukan pengamatan secara langsung terhadap objek yang akan diteliti atau dikaji.
Penyusunan karya ilmiah terdapat lima tahap, yaitu:
1.      Persiapan;
2.      Pengumpulan data;
3.      Pengorganisasian dan pengonsepan;
4.      Pemeriksaan dan penyuntingan konsep;
5.      Penyajian dan pengetikan (Arifin, 2006).
Kalimat efektif adalah kalimat yang memiliki satu gagasan pokok. Unsur-unsurnya minimal terdiri atas subjek dan predikat. Kalimat efektif adalah kalimat yang disusun secara sadar untuk mencapai daya informasi yang diinginkan oleh penulis terhadap pembacanya (Fuad, dkk., 2009:58).
Paragraf adalah seperangkat kalimat tersusun logis sistematis yang merupakan satu kesatuan ekspresi pikiran yang relevan dan mendukung pikiran pokok yang tersirat dalam keseluruhan (Tarigan, 2009:5)).
Esai adalah tulisan yang terdiri dari beberapa paragraf yang membahas tentang satu topik. Kata “essay” berasal dari Perancis, essay artinya mencoba atau berusaha. Esai adalah sebuah upaya mengomunikasikan informasi, opini atau perasaan dan biasanya menyajikan argumen tentang sebuah topik (http://www.infoplease.com.).
Makalah merupakan salah satu bentuk karya tulis ilmiah yang membahas sebuah gagasan/topik yang telah ditentukan dan wajib menaati sistematika penulisan ilmiah. Menurut Ekosusilo dan Bambang (1991:145) makalah pada dasarnya merupakan tulisan yang berisikan prasaran, pendapat yang turut membahas suatu pokok persoalan yang akan dibacakan dalam rapat kerja, symposium, seminar, dan sejenisnya. Istilah makalah itu sendiri terkadang dikaitkan dengan karya tulis di kalangan siswa/mahasiswa, yakni segala jenis tugas tertulis yang berhubungan dengan bidang studi, hasil pembahasan buku atau tulisan tentang suatu persoalan.
Resensi merupakan salah satu bentuk karya tulis ilmiah yang lebih bersifat subjektif. Dalam meresensi sebuah buku haruslah seobjektif mungkin, terlepas dari unsure subjektif si penulisnya. Oleh sebab itu, kelebihan dan kelemahan isi buku hendaknya disampaikan secara fakta, tidak boleh dilebih-lebihkan.
Menurut Jauhuri (2008), proposal merupakan suatu bentuk pengajuan penawaran, baik berupa ide, gagasan, pemikiran, maupun rencana kepada pihak lain untuk mendapatkan dukungan, izin, persetujuan, dana, dan lain sebagainya. Proposal merupakan entry point (pintu masuk) untuk meraih kesuksesan di masa depan. Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa proposal merupakan kunci pembuka kesuksesan, tinggal bagaimana menjalankan apa yang telah direncanakan dalam proposal tersebut.
Menurut Kerap (2006: 284) laporan penelitian merupakan suatu macam dokumen yang menyampaikan informasi yang telah atau tengah diselidiki dalam bentuk fakta-fakta yang diarahkan kepada pemikiran dan tindakan yang akan diambil. Dapat dikatakan juga bahwa laporan penelitian merupakan hal untuk menuangkan hasil kerja ketika penelitian serta keadaan dan kondisi yang terjadi ketika penelitian itu berlangsung dalam bentuk dokumen (http://supermahasiswa.multiply.com.).
Skripsi merupakan salah satu bentuk karya tulis ilmiah yang dihasilkan oleh mahasiswa sebagai syarat mendapatkan gelar sarjana. Menurut Winarno (1981), skripsi adalah karya tulis di tingkat sarjana muda (biasanya dijadikan sebagai syarat untuk ujian sarjana muda), yang umumnya didasarkan atsas penyelidikan bahan-bahan bacaan atau observasi lapangan.


1 komentar:

Unknown mengatakan...

Terima Kasih Banyak ya, Sudah membagikan ilmunya salam kenal
kunjungi juga web saya http://www.lowongankerjabandaaceh.com/

Posting Komentar

 

Blog Template by YummyLolly.com