Rabu, 09 Maret 2016

PUISI BELATI BERDARAH

BELATI BERDARAH
Karya Hayatun Nufus


Hati tau apa yang belati mau
Hati tau sedang belati tidak
Hati ingin tapi tidak
Hati diam ribuan belati menjerit.

Cahaya bulan tertutup awan gelap
Dalam kelam ini belati haus akan darah
Darah siapa kalau bukan punya hati
Seperti ujung tombak siap menancap dengan murni.

Belati mendekat cukup di bawah rindang matahari
Perlahan tanpa terendus baunya
Mencium dengan racun lalu menancap tepat di hati
Tersirat harap darah mengalir.

Doa membersihkan sisa nyeri
Pada luka hati yang tak terobati
Sungguh tak bisa diterka
Darah mengalir di ujung belati bukan pada hati.

15/10/2015





0 komentar:

Posting Komentar

 

Blog Template by YummyLolly.com