Rangkuman
Dalam Buku Menulis Karya Ilmiah
Identitas Buku
Judul : Menulis Karya Ilmiah
Penulis : Dr. H. Dalman, M.Pd.
Penerbit : PT Rajagrafindo Persada
Tahun Terbit : Cetakan ke-5, Mei 2015
Tebal : 304
halaman
Ukuran buku : 21
cm
Nomor ISBN : 978-979-769-438-8
Kegiatan
menulis merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam proses pembelajaran.
Menulis berarti mengorganisasikan gagasan secara sistematis dan
mengungkapkannya secara tersurat. Menulis dapat berarti menurunkan atau
melukiskan lambang-lambang grafis yang menggambarkan suatu bahasa yang di
pahami oleh seseorang. Pada prinsipnya fungsi utama dari tulisan ini ialah
sebagai alat komunikasi yang tidak langsung. Menulis sangat penting bagi
pendidikan karena memudahkan para pelajar berpikir secara kritis (Tarigan,
2009: 21-22).
Dalam
komunikasi tulis terdapat empat unsur yang terlibat, yaitu:
1. Penulis
sebagai penyampai pesan;
2. Pesan
atau isi tulisan;
3. Saluran
atau media, berupa tulisan;
4. Pembaca
sebagai penerima pesan.
A. Pengertian
Karya Ilmiah
Karya ilmiah meruapakan
karya tulis yang menyajikan gagasan, deskripsi atau pemecahan masalah secara
sistematis, disajikan secara objektif dan jujur, dengan menggunakan bahasa
baku, sreta didukung oleh fakta, teori, dan/atau bukti-bukti empirik. Karya
ilmiah merupakan karya tulis yang isinya berusaha memaparkan suatu pembahasan
secara ilmiah yang dilakukan oleh seorang penulis atau peneliti.
Dilihat dari panjang
pendeknya atau kedalaman uraian, karya tulis ilmiah dibedakan atas makalah dan
laporan penelitian. Dalam penulisan, baik makalah maupun laporan penelitian
didasarkan pada kajian ilmiah dan cara kerja ilmiah. Penyusunan dan pengkajian
karya semacam itu didahului oleh studi pustaka dan studi lapangan (Azwardi,
2008: 111).
Finoza (2008)
mengklasifikasikan karangan menurut bobot isinya atas tiga jenis, yaitu: (1)
karangan ilmiah, (2) karangan semi ilmiah atau ilmiah popular, (3) karangan
nonilmiah.
B. Sistematika
Karya Tulis Ilmiah
Sistematika suatu karya
ilmiah sangat perlu disesuaikan dengan sistematika yang diminta oleh media
publikasi (jurnal atau majalah ilmiah), sebab bila tidak sesuai akan sulit
untuk dimuat. Abstrak sebaiknya tidak lebih dari 250 kata (dalam satu atau dua
paragraf), menyatakan secara singkat tujuan dan lingkup penelitian/pengkajian,
meotde yang digunakan, rangkuman hasil, serta kesimpulan yang ditarik.
C. Ciri-ciri
Karya Ilmiah
1. Objektif
2. Netral
3. Sistematis
4. Logis
5. Menyajikan
fakta (bukan emosi atau perasaan)
6. Tidak
Pleonastis
7. Bahasa
yang digunakan adalah ragam formal
D. Syarat
Karya Ilmiah
1. Karya
tulis ilmiah memuat gagasan lewat pikiran dan alur pikiran.
2. Keindahan
karya tulis ilmiah terletak pada bangun piker dengan unsur-unsur yang
menyangganya.
3. Alur
pikir dituangkan dalam sistematikan dan notasi.
4. Karya
tulis ilmiah terdiri dari unsur-unsur: kata, angka, table dan gambar, yang
tersusun mendukung alur piker yang teratur.
5. Karya
tulis ilmiah harus mampu mengekspresikan asas-asas yang terkandung dalam
hakikat ilmu dengan mengindahkan kaidah-kaidah kebahasaan.
6. Karya
tulis ilmiah terdiri dari narasi (penceritaan), eksposisi (paparan), deskripi
(lukisan), dan argumentasi (alasan).
E. Jenis
Karya Ilmiah
1. Karya
Ilmiah Pendidikan
a. Paper
(Karya Tulis)
b. Praskripsi
c. Skripsi
d. Tesis
e. Disertasi
2. Karya
Ilmiah Penelitian
a. Makalah
Seminar
1) Naskah
Seminar
Naskah seminar adalah karya ilmiah
yang berisi uraian dari topik yang membahas suatu permasalahan yang akan
disampaikan dalam forum seminar.
2) Naskah
Bersambung
Naskah bersambung sebatas masih
berdasarkan ciri-ciri karya ilmiah, bisa disebut karya tulis ilmiah.
b. Laporan
Hasil Penelitian
Laporan
adalah bagian dari bentuk karya ulis ilmiah yang cara penulisannya dilakukan
secara relatif singkat.
c. Jurnal
Penelitian
Jurnal
penelitian adalah buku yang terdiri atas karya ilmiah yang isinya berupa hasil
penelitian ddan resensi buku.
F. Fungsi
Karya Ilmiah
Menurut chronica (dalam
http://chronica .wordpress.com.), karya ilmiah memiliki banyak sekali fungsi
terutama bagi seorang penulis, lebih lanjut ia menjelaskan bahwa menulis karya
ilmiah bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis. Berlatih
mengintegrasikan berbagai gagasan dan menyajikannya secara sistematis,
memperluas wawasan, serta memberikan kepuasan intelektual. Jadi dengan menulis
karya ilmiah kita akan mendapatkan manfaat yang besar, yaitu dapat menambah
wawasan dan pengalaman kita dalam berbagai hal sehingga schemata kita akan
semakin membaik dan kita pun akan
terampil menulis.
Langkah-langkah Pengumpulan Bahan
Tulisan
1. Studi
Kepustakaan
Langkah yang dapat ditempuh dalam mengumpulkan bahan
tulisan adalah dengan melakukan studi pustaka. Di perpustakaan yang lengkap
terdapat buku-buku referensi, yakni buku-buku yang dimaksudkan untuk dipakai
sebagai penerangan atau dasar untuk mencari keterangan yang lehih khusus
mengenai pokok-pokok tertentu.
2. Wawancara
Langkah yang lain dalam mengumpulkan bahan adalah
melalui wawancara. Dalam hal ini, wawancara dapat dijadikan cara untuk
memperoleh data atau bahan tulisan dengan cara menanyakan langsung kepada ahli
atau yang berwenang dalam suatu masalah. Untuk ini harus dipersiapkan pertanyaan-pertanyaan
yang akan diajukan tidak boleh keluar dari informasi-informasi untuk topik yang
akan digarap.
3. Observasi
dan Penelitian Lapangan
Selain studi kepustakaan dan wawancara, kita juga
dapat mengumpulkan bahan tulisan melalui obervasi dan penelitian lapangan.
Dalam hal ini, observasi bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang tepat
mengenai objek penelitian sehingga dapat disusun secara tepat karena dalam
observasi peneliti melakukan pengamatan secara langsung terhadap objek yang
akan diteliti atau dikaji.
Penyusunan karya ilmiah terdapat lima
tahap, yaitu:
1. Persiapan;
2. Pengumpulan
data;
3. Pengorganisasian
dan pengonsepan;
4. Pemeriksaan
dan penyuntingan konsep;
5. Penyajian
dan pengetikan (Arifin, 2006).
Kalimat efektif adalah
kalimat yang memiliki satu gagasan pokok. Unsur-unsurnya minimal terdiri atas
subjek dan predikat. Kalimat efektif adalah kalimat yang disusun secara sadar
untuk mencapai daya informasi yang diinginkan oleh penulis terhadap pembacanya
(Fuad, dkk., 2009:58).
Paragraf adalah
seperangkat kalimat tersusun logis sistematis yang merupakan satu kesatuan
ekspresi pikiran yang relevan dan mendukung pikiran pokok yang tersirat dalam
keseluruhan (Tarigan, 2009:5)).
Esai adalah tulisan
yang terdiri dari beberapa paragraf yang membahas tentang satu topik. Kata
“essay” berasal dari Perancis, essay artinya mencoba atau berusaha. Esai adalah
sebuah upaya mengomunikasikan informasi, opini atau perasaan dan biasanya
menyajikan argumen tentang sebuah topik (http://www.infoplease.com.).
Makalah merupakan salah
satu bentuk karya tulis ilmiah yang membahas sebuah gagasan/topik yang telah
ditentukan dan wajib menaati sistematika penulisan ilmiah. Menurut Ekosusilo
dan Bambang (1991:145) makalah pada dasarnya merupakan tulisan yang berisikan
prasaran, pendapat yang turut membahas suatu pokok persoalan yang akan
dibacakan dalam rapat kerja, symposium, seminar, dan sejenisnya. Istilah
makalah itu sendiri terkadang dikaitkan dengan karya tulis di kalangan
siswa/mahasiswa, yakni segala jenis tugas tertulis yang berhubungan dengan
bidang studi, hasil pembahasan buku atau tulisan tentang suatu persoalan.
Resensi merupakan salah
satu bentuk karya tulis ilmiah yang lebih bersifat subjektif. Dalam meresensi
sebuah buku haruslah seobjektif mungkin, terlepas dari unsure subjektif si
penulisnya. Oleh sebab itu, kelebihan dan kelemahan isi buku hendaknya
disampaikan secara fakta, tidak boleh dilebih-lebihkan.
Menurut Jauhuri (2008),
proposal merupakan suatu bentuk pengajuan penawaran, baik berupa ide, gagasan,
pemikiran, maupun rencana kepada pihak lain untuk mendapatkan dukungan, izin,
persetujuan, dana, dan lain sebagainya. Proposal merupakan entry point (pintu masuk) untuk meraih kesuksesan di masa depan.
Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa proposal merupakan kunci pembuka
kesuksesan, tinggal bagaimana menjalankan apa yang telah direncanakan dalam
proposal tersebut.
Menurut Kerap (2006:
284) laporan penelitian merupakan suatu macam dokumen yang menyampaikan
informasi yang telah atau tengah diselidiki dalam bentuk fakta-fakta yang
diarahkan kepada pemikiran dan tindakan yang akan diambil. Dapat dikatakan juga
bahwa laporan penelitian merupakan hal untuk menuangkan hasil kerja ketika
penelitian serta keadaan dan kondisi yang terjadi ketika penelitian itu
berlangsung dalam bentuk dokumen (http://supermahasiswa.multiply.com.).
Skripsi merupakan salah
satu bentuk karya tulis ilmiah yang dihasilkan oleh mahasiswa sebagai syarat
mendapatkan gelar sarjana. Menurut Winarno (1981), skripsi adalah karya tulis
di tingkat sarjana muda (biasanya dijadikan sebagai syarat untuk ujian sarjana
muda), yang umumnya didasarkan atsas penyelidikan bahan-bahan bacaan atau
observasi lapangan.
1 komentar:
Terima Kasih Banyak ya, Sudah membagikan ilmunya salam kenal
kunjungi juga web saya http://www.lowongankerjabandaaceh.com/
Posting Komentar